.kisah si neng, menikah dan tiket-tiket di kotak ajaib.


And So I wake up in the verge of morning, looking for some papers and suddenly have the inspiration to write stories about movie tickets.

Malam itu gw tidur agak terlambat, jam di HP menunjukkan pukul 11 malam. Setelah pamit tidur melalui sms dan ke beberapa teman di twitter, gw pilih modus ‘Diam’ di HP. Gw gak mau terganggu dengan suara telepon atau SMS di tengah malam buta saat gw mimpi nikah dengan si Boi. Setidaknya itu yang gw harapkan setelah semalam wajah gw rasanya tersenyum sepanjang waktu tidur gw. Ada rasa nyaman menyelusup dan gw merasa bahwa semua akan baik-baik saja.

Seumur hidup gw, baru pertama kali itu gw bermimpi menikah dengan seseorang. Mungkin gak spesial bagi kebanyakan orang, tapi sungguh ini bagaikan sebuah pertanda dari tuhan. Gw selalu takut akan masa depan pernikahan gw. Mungkinkah gw akan menikah akhirnya, siapakah pendamping setia hidup gw nanti, akan seperti apa hidup gw setelah pengejaran cinta berakhir. Ah, banyak pertanyaan-pertanyaan kelabu lainnya yang muncul.

Ketakutan ini bukan tidak beralasan; ada beberapa orang yang memilih tidak menikah dan berambisi tinggi untuk pencapaian karir hidupnya.Gak salah juga, toh memilih lajang atau menikah adalah preferensi masing-masing orang. Dan gw pribadi takut banget kalau gw jadi orang-orang seperti ini. Menjadi perawan tua -sebuah label nista yang biasa dilontarkan masyarakat melihat perempuan yang matang belum menikah. Naudzubillah.

Gw bisa membayangkan diri gw melanjutkan sekolah ke luar negeri, membelikan rumah untuk bapak ibu, memiliki mobil pribadi, apartemen di tengah kota, dan pekerjaan yang baik. Tapi, gw gak pernah memiliki bayangan apapun tentang menjadi seorang istri, menikah, memiliki anak dan membangun keluarga gw sendiri. Dengan cara yang miris, gw menangis. Menangis karena tidak memiliki bayangan apapun tentang memiliki sesuatu yang lebih besar dan sakral selain diri gw sendiri dan keluarga, yaitu menjadi makmum bagi seseorang.

Harapan ternyata tidak terwujud dalam mimpi; berharap melihat (lagi) si Boi memeluk gw di masjid putih dan mengucapkan janji suci ternyata terlalu muluk, gw malah dikejar-kejar setan kantor. Terlalu banyak hal yang ‘gak sesuai’ di tempat gw bekerja, tapi gw terlalu lemah untuk melawan. Alhasil, saat terbangun pukul 3 pagi, gw terengah-engah karena merasa disudutkan.

Terbangun dengan mata sangat silau melihat pendar cahaya dari layar HP yang gw gunakan melihat waktu, gw terperanjat dan segera menurunkan kaki dari dipan. Berkas-berkas pengangkatan CPNS belum gw siapkan. Ah, malas sebenarnya harus menyalakan lampu kamar, tapi mungkin itu lebih baik daripada tidur tidak tenang karena setan kantor membayangi gw.

Gw buka lemari gw, mencari tumpukan berkas yang dibutuhkan. Ah, naluri pembantu tampaknya tidak terpengaruh dengan dinginnya dini hari ini. Tidak hanya sekedar mengambil bahan yang dibutuhkan, gw juga beres-beres beberapa berkas yang sudah tidak terpakai. Kebanyakan hanya tugas-tugas kuliah sejak semester satu. Satu tamparan keras buat gw yang terlena nikmatnya dunia dan melupakan thesis. Sudah lebih dari 3 minggu lalu gw bertemu pembimbing ke-2 dan sampai detik ini, perkembangan thesis yang gw buat adalah NOL BESAR. Stupid!!! (Gak buruk juga ternyata pagi-pagi buta beres kamar:p ), sambil memilah berkas, gw liat tumpukan novel-novel yang belum gw baca. Kebanyakan masih tersegel plastik. Buku-buku rata-rata itu dibeli karena ada diskon besar-besaran:) Hm, bahkan buku Negeri Van Oranje yang sempat memotivasi gw untuk apply StuNED dan studi ke Belanda aja tergeletak manis dengan sebuah pembatas buku di halaman 327; tak terbaca!

Gak cuma soal-soal ujian dari kampus, paper kuliah, dan buku novel yang gw temuin dengan-tidak-sengaja. Tumpukan credentials yang gw cari akhirnya ketemu juga. Gw teliti halaman demi halaman transparan di dalamnya; SK CPNS, sertifikat Prajab, ijazah S1, transkrip nilai cumlaude *sombong sedikit:p, sertifikat-sertifikat kejuaraan debat, juri nasional, lomba quicky macky, mapres, kartu keluarga, SK pengangkatan organizer dan PO, surat rekomendasi kerjaan gw di Bali, cover letter dan resume untuk apply kerjaan, fotokopi KTP sampai SKCK dan juga formulir pendaftaran CPNS Departemen Perdagangan yang 2008 lalu membawa gw menjadi abdi negara. Semua Lengkap. Rapih. Dan merupakan bukti otentik atas pencapaian pribadi gw selama 24 tahun ke belakang. Semua kertas bertanda-tangan-bercap-dan

certified itu gak didapat dengan tidur dan nonton. Semangat itu sudah mulai surut sekarang. I wish I could still have the spirit to always be the best in everything just like what i did back then.

Setelah gw pilih dan pisahkan semua dokumen yang dibutuhkan, gw mulai menjelajah kotak lain di lemari. Gw menemukan kotak ajaib hadiah dari paokuwh, di dalamnya ada banyak resi pembayaran melalui ATM yang tercetak untuk berbagai macam pembayaran yang gw lakukan (Indahnya hidup dengan kartu ajaib. NO CASH! Seandainya kartu-kartu itu juga memberikan keamanan total).
Selain resi, gw nemuin beberapa tiket bioskop yang sengaja gw simpan. Entah kenapa gw simpan-simpan tuh tiket, sekarang baru gw tahu bahwa tiket itu gw simpan untuk gw ceritakan kisahnya:p
Ya, tiket-tiket itulah yang memaksa gw untuk menulis ini.

Here’s some movie tickets I keep:

VALKYRIE – Friday, 20 Feb 2009 – Studio 1 – Semanggi 21 – Bareng Ang
KNOWING – Monday, 4 May 2009 – Studio 1 – Metropole – Bareng Tami
2012 – Thursday, 19 Nov 2009 – Studio 1- Hollywood KC – Gak akan terlupakan karena ini satu-satunya tiket tersulit yang gw dapat; kabur sebentar dari kantor, datang ke Metropole – TIKET HARI INI HABIS, trus motor hampir mogok, untung aja nemu pom bensin. Trus menuju ke TIM 21 -(lagi-lagI TIKET HARI INI HABIS. Akhirnya telepon ke Hollywood KC dan masih tersisa kursi, gw kejar naik motor ke sana. Di jalan Surabaya, tiba-tiba hujan turun derassss bangett. Baju basah, berhenti untuk pakai mantel di Menteng. Lanjut ke Gatot Subroto. Sepatu dan kaos kaki isinya air semua. Hujan dan badai gak menghalangi, sampai di KC, gw tinggal motor di dekat halte di sana, kebetulan banyak orang berteduh di sana. Gw lepas mantel dan baru sadar kalau air menggenang semata kaki. Alhasil, kaki gw tenggelam dalam genangan air. Sumpah, memalukan banget masuk ke Hollywood KC dengan baju basah dan sepatu netes air:p, tidak ada antrian, tiket masih banyak. Gw dapat tiket jam 18.15. Langsung balik kantor. Durasi 2 jam bolak-balik parkir, hujan2an, cuma buat dapat tiket 2012! – Nonton bareng Ang:)
THE TAKING OF PELHAM 123 – Friday, 14 Aug 2009 – Studio 1 – Metropole – nonton sendiri (saat bos dinas ke luar kota:p)
THIS IS IT – Tuesday, 3 Nov 2009 – Studio 1 – Djakarta Theatre – bareng om nong, kemal, dan ibu soto
ANGELS AND DEMONS – Monday, 18 May 2009 – Studio 1 – Semanggi 21 – Nonton bareng sang mantan sepulang kuliah. Mau coba merasakan kembali nonton bersamanya setelah 3 bulan putus. Masih belum mau sadar kenyataan bahwa gw dan dia udah gak bareng lagi:(
AVATAR – Saturday, 19 Dec 2009 – Studi 2 – Hollywood KC – Nonton bareng Paokwuh dan Pita setelah capek Kemang Festival:p
LAST CHANCE HARVEY – Saturday, 29 Aug 2009 – Studio 2 – Setiabudi 21 – Sekali-kalinya nonton midnight bareng wina, sinta, pita dan paokuwh sambil bermalam di rumah:)
WHITEOUT – 15 Oct 2009 – Studio 1 – Djakarta Theatre – Nonton bareng Atha
SHERLOCK HOLMES – Thursday, 31 Dec 2009 – Studi 2 – Djakarta Theatre – Nonton di penghujung tahun 2009 bareng ang dan Pita. Dilanjut makan malam bersama dan merayakan pergantian tahun di bundaran HI. Whatta great year!!

Ternyata masih banyak film yang gw tonton di bioskop, tapi gak penting juga deh ditulis satu per satu:p hehe

Advertisements

2 comments

  1. dieze birgitha · February 5, 2010

    Justnisa….koq nonton brg akyu gak ada siy??gak di simpen yah?hiks..hiks…:'(

    • annisa fitri wulandari · February 5, 2010

      hihi..iyah, gak ditulis, diez..soalnya gak nemu tiketnya:p
      Eh, nonton Rumah Dara dunk:)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s