.suddenly i see.


Entah kenapa, malam ini aku merasa sangat riang. Aku datang pagi-pagi sekali ke kantor. Sebuah kebiasaan yang muncul kembali setelah sedikit mengendur karena aku ‘terlalu mudah menyerah’ terhadap keinginanku untuk menonton film-film hingga dini hari -yang walau menyunggingkan senyum di wajahku sebelum menutup mata, namun menyisakan wajah kantuk di pagi hari serta keengganan untuk beranjak dari tempat tidur:)

Senang rasanya bisa sampai di kantor sebelum banyak orang hadir, sebelum bos datang dan menyiapkan diri sejenak sebelum menerima bertubi-tubi pekerjaan yang datang. Sungguh menyenangkan!

Belakangan ini, banyak sekali luapan perasaan yang kutulis. Terselip rasa takut, senang, khawatir, lega dan bauran emosi lain setelah menuliskannya, namun itulah sensasinya. Aku tulis jalinan kata-kata itu sepenuh hatiku! Kuletakkan jiwaku di dalam tiap kalimatnya. Saat jariku menari di atas keyboard, aku merasa ada hal lain yang mengambil alih diriku; pribadi yang ingin menjadi lebih terbuka dan berteman dengan dunia; yang tidak terkungkung dalam sempitnya perspektif. Namun sejenak setelah aku mempublikasikannya, ada bagian jiwa lain yang berontak. Ada kesadaran baru yang mengingatkan diriku untuk menjadi lebih ‘terkontrol’ dan menyimpan hal-hal yang seharusnya hanya diriku yang tahu. Ah, biar sajalah pertentangan itu terjadi di dalam batinku.

Sekarang aku punya ‘rahasia’ lain untuk kubagi.

Aku takut sekali mempunyai perasaan bahagia. Iya, aku takut menikmati -setiap kebahagiaan yang kurasakan- hingga ke akar-akarnya; meresapi kebahagiaan itu, tersenyum lebih lama, bahkan tertawa lebih lebar. Hingga seringkali aku menahan diri untuk berbahagia. Aku takut bila aku terlalu merasa bahagia, Tuhan akan mengirimkan kesedihan yang ‘terlalu’ juga, sehingga cara terbaik untuk menghindari kesedihan yang sangat banyak adalah dengan berbahagia lebih sedikit.

hmm, menurutmu itu tidak masuk akal?

Sayangnya itu sangat masuk di akalku. Aku memiliki keyakinan bahwa Tuhan selalu menyiapkan tiap hal ke dalam dua sisi mata koin. Bila sudah siap menjadi sangat berbahagia, maka aku harus siap menjadi sangat bersedih. Dan aku tidak pernah sanggup untuk menjadi sangat bersedih. Jadi, aku melakukan ‘permainan’ dengan Tuhan. Kubuat diriku tidak terlalu bahagia, agar akupun tidak terlalu bersedih. Logika sederhana berbanding lurus!!

BANYAK Berbahagia = BANYAK Bersedih
sehingga,
SEDIKIT Berbahagia = SEDIKIT Bersedih

Seringkali aku ‘menghukum diriku’ untuk tidak merasa terlalu bahagia atau banyak berharap karena aku takut konsekwensi atas kebahagian yang tengah kurasakan adalah kesedihan yang teramat sangat.

Jauh dari perbincangan nan sederhana -namun kusampaikan dengan rumit- di atas, saat ini semangatku terpompa oleh lagu KT Tunstal – Suddenly I See. Entah magic apa yang dihantarkan lagu ini ke dalam sel-sel otakku sehingga mampu memproduksi endorfin lebih banyak dan menstimulus syaraf bahagiaku.

Tapi saat ini AKU BAHAGIA. Tidak ada alasan khusus! Tidak karena aku memiliki pendamping -yang selama ini aku cari, tidak karena aku dapat uang banyak dari kampus -seperti yang selama ini dijanjikan pemerintah, tidak karena aku menjadi kurus, tidak karena ada kejutan manis yang aku terima, tidak karena lalu lintas di Jakarta tiba-tiba menjadi ‘bersahabat’ dan tidak karena ‘definisi-definisi kebahagian’ dalam ‘kamus’ diriku terpenuhi.

Sungguh tidak kutemukan alasan apapun.

Mungkin memang merasa bahagia sesungguhnya tidak memerlukan embel-embel tersebut. Cukup karena Tuhan memperdengarkan lagu indah di telingaku dan membuatku ‘melihat’ kebahagiaan.
Yea..suddenly I see the happiness at this very moment….

Lirik
‘Suddenly I See’
.:KT Tunstall

Her face is a map of the world
Is a map of the world
You can see she’s a beautiful girl
She’s a beautiful girl
And everything around her is a silver pool of light
The people who surround her feel the benefit of it
It makes you calm
She holds you captivated in her palm

Suddenly I see
This is what I wanna be
Suddenly I see
Why the hell it means so much to me

I feel like walking the world
Like walking the world
You can hear she’s a beautiful girl
She’s a beautiful girl
She fills up every corner like she’s born in black and white
Makes you feel warmer when you’re trying to remember
What you heard
She likes to leave you hanging on her word

Suddenly I see
This is what I wanna be
Suddenly I see
Why the hell it means so much to me

And she’s taller than most
And she’s looking at me
I can see her eyes looking from a page in a magazine
Oh she makes me feel like I could be a tower
A big strong tower
She got the power to be
The power to give
The power to see

.october 22, 2009.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s