.dialah ’cause’ dari ‘effect’ kebahagiaanku.


Waktu aku menemukan dia -setelah penantian 6 tahunku- aku tidak pernah merasa selengkap itu.

Semua menjadi nyata sehari setelah ulang tahunku.
Kebahagiaan banyak sekali menghampiri.
Bahkan kupikir, hadirnya lah yang membuat kebahagiaan2 lain muncul.

Rasa di dada sangat membuncah.
Kebahagiaan yang tidak terungkapkan.
Senyum2 tipis tiap kali mengingat byk hal yg kami lakukan bersama, tindakan2 manisnya, kebaikannya dan byk hal lain yg membuatku merasa tidak ada hal lain yang kubutuhkan selain dia. Cukup dirinya saja.

Dialah ’cause’ dari ‘effect’ smua kebahagiaanku.
Smua rasa syukurku.

Aku punya banyak wkt untuk memperhatikan orang lain karena aku tdk harus merenungi hidupku yg kesepian.
Aku tidak lagi kesepian!
Aku tidak lagi sendirian!
Krn Kesepian dan kesendirian adalah sumber segala duka dan pengasihanan diri.

Rasanya kebahagiaanku tidak ingin kusimpan sndr, namun ingin sekali kubagi2kan.
Jiwaku bahagia!
Kuperkenalkan dirinya dengan seluruh orang yang kukenal. Kubangga menyebut dia ‘teman dekatku’. Sebut saja kepada bapakku, ibuku, adik2ku, teman2 kuliahku, teman2 organisasiku, dan teman2 yg ada di hidupku.
Tidak pernah kumerasa malu akan dirinya. Kubangga memilikinya! Kusampaikan ke dunia, bahwa kami bersama sekarang.

Bayangkan sebuah kehidupan saat semua yang kau inginkan sudah kau genggam. Itu yang aku rasakan. Aku merasa semua sudah kumiliki. Tak perluku mengiba pengertian org lain, mengharap perhatian org lain, memohon kebahagiaan lainnya.

Kubagikan rasa bahagiaku, perhatianku dan semua yg kumiliki ke semua orang tanpa kuharap pamrih. Krn aku merasa smua sudah cukup. Tidak lagi kuharapkan apa2 dr org lain.

Tiba2 dia pergi. Dengan alasan yang masih coba kucerna hingga saat ini. Alasan yang masuk akalku saat akalku sehat, namun menjadi tidak masuk akal saat aku begitu tersiksa kehilangannya.

Katanya, aku pantas mendapatkan seseorang yang lebih baik darinya. Jangan salahkan diri sendiri, dia yang tidak siap.

Tiba2 aku merasa sepi dan sendiri lagi. Kebahagiaan apa yang bisa kuberikan ke orang lain?

My happy frame of mind has been disturbed! My universe has scrambled down!
Hidupku menjadi tidak stabil. Tergoncang. Tiba2 kehilangan tempat bersandarku. Kehilangan alasan kebahagiaanku

Aku mencoba bertahan di tiap detik, menit, jam dan hari yang kulalui.

Aku menjauhi setiap sisi tentang dirinya. Lingkaran teman2nya. Memutuskan utk tidak ikut bergabung dgn orang2 yang akan bertanya tentang dia atau mengingatkan tentangnya.

I isolate myself..

Menenggelamkan diri dgn pekerjaan, kuliah, dan teman2 batch 4.
Mencari kenyamanan yang hilang.

Aku menyukainya, menyayanginya, mencintainya, mencintainya, mengharapkannya, mengibanya dalam doaku, hingga membencinya sedemikian dalam.

Hingga skrg, msh kuisolasi diriku. Entah smp kapan menjadi tdk bahagia.
Mungkin mengungkapkan yang aku rasakan dapat membuatku merasa lebih baik.
I dont need judgements. Just need a hug..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s