Persuit of Scholarship!


Doain yah..
Lagi coba apply beasiswa S2 Manajemen Pariwisata yang merupakan double degree MM dan MBA antara Sekolah Pascasarjana Sahid Jakarta dan Universiti Utara Malaysia…
Semoga bisa lolos dan bisa kuliah lagi. Amien.

Asyik jadi mahasiswa lagi…(semoga!)=)

.it (will be) (is) (was) our very first date.


Hm, Sabtu (12 Juli) itu aku diajak ke PRJ oleh nyokap dan juga beberapa ibu-ibu PKK di RW. Sempet dag dig dug juga saat dia telepon dan sekalian ngajak ketemuan di PRJ. Yang pasti, rasanya senang bangett…

It will be our very first date!

Tragedi PRJ ?

Aku sempet mengalami tragedi Valentine’s Day dan sempat berfikir jangan-jangan akan terjadi tragedi lainnya. Soalnya aku merasa susaah banget mau ketemu dia :( Dia sempet salah tempat (dikiranya sudah sampai PRJ tapi ternyata itu Balai Kota:) hehe), kita juga sempet saling cari di PRJ yang luas bangettt. Panik di telepon dan saling menunjuk arah agar pada akhirnya kita janjian bertemu di satu titik yang sama, akan tapi, lagi-lagi gak ketemu karena ada kesalahpahaman.
Sampai akhirnya tiba juga saat pertemuan itu… Rasanya kaget dan senang =) (Waaa..gak sengaja dress code kita sama…all in black…hmm, Kok dia tambah kurus yah!? Tapi tetap cakep=)).

I laughed, he laughed, and we laughed…together…
Walking along the entire crowd…

Hm, waktu udah hampir menunjukkan pukul setengah 6, mama dan para ibu-ibu PKK bersiap untuk pulang dan aku gak rela pergi dengan hanya memori 15 menit bersamanya.

Akhirnya, aku memutuskan untuk tinggal dan menunggunya shalat Ashar.

Saat dia kembali, Dia tampak senang karena aku memutuskan untuk tidak ikut pulang naik mobil bersama keluargaku.

We talked and we shared…
Banyak banget cerita, tentang pekerjaannya, tentang keluargaku, tentang teman-teman kami…Sebuah percakapan yang berbeda dari ratusan percakapan sebelumnya (saat kami masih berteman).

Dia makan, kemudian kami bercerita…lagi-lagi saling berbagi…kami shalat Maghrib…Dia membelikanku minum…mengkhawatirkanku dan sakitku karena ternyata angin berhembus dengan kencang di PRJ…malam itu…

It is our very first date…

Rasanya aku tidak ingin beranjak dan berjarak darinya. Ingin selalu dekat dengannya. Tapi waktu semakin larut. Akhirnya kita pulang. Dia berniat mengantarku ke Semanggi –tempatku akan naik bus menuju Tangerang. Perjalanan ke sana ternyata cukup rumit (terlebih karena aku tidak mengerti jalur busway dan jalan2 di kota Jakarta!). Tapi Dia menjagaku!

Beberapa kali kami berganti busway. Menikmati saat2 duduk, bahkan saat harus berdiri, bergantungan tangan di ‘pegangan’ busway, berdesakan, dan dari semua momen itu, saat yang paling kunikmati adalah saat Dia sengaja memegang tasku agar kedua tanganku bisa kokoh berpegangan di ‘pegangan’ busway (begitu juga saat akhirnya dia mengakui bahwa dia mengkhawatirkan kondisiku yang sedang sakit, namun harus berdesak-desakan, berdiri, dan terkena angin malam tanpa jaket membalut tubuhku).

Can’t he see that all this illness is NOTHING compared to my happiness being with him?!

Waktu ternyata telah larut dan bahkan aku belum separuh perjalanan menuju Tangerang. Akhirnya dia memutuskan untuk ikut naik busku dan mengantarku ke Tangerang. Sedikit melupakan bahwa besok dia akan bekerja dan dihadapkan pada kemungkinan sudah tidak ada bus yang menuju Jakarta untuk mengantarnya kembali ke kosannya di Benhil.

Sepanjang perjalanan, Dia terlihat lelah, tapi ternyata cerita terus mengalir. Alhamdulillah jalan tol Jakarta-Tangerang sudah agak lengang, sehingga bus melaju dengan cepat.

Sesampainya di Islamic, aku memintanya turun dan naik patas 45 yang telah standby di depan gerbang tol, tapi dia tetap memaksa untuk mengantarku pulang sampai rumah. Padahal aku curiga bahwa patas itu adalah bus terakhir di malam itu yang akan menuju Jakarta. (Tuhan, dia begitu bertanggungjawab dan mengkhawatirkanku…)

Akhirnya kita sampai rumah setelah dua kali berganti angkot. Mama, papa, Arief tampak sudah tertidur, namun mama tiba-tiba bangun dan mengucapkan terima kasih padanya karena mengantarku pulang. Saat aku berinisiatif untuk mengantarnya naik motor ke gerbang tol, papa terbangun dan mencoba membujuknya untuk bermalam di rumah kami karena beliau yakin bahwa sudah tidak ada lagi bus yang beroperasi malam itu. Tapi Dia menolak untuk tinggal, akhirnya papa mengantarnya ke gerbang tol.

Apa mau dikata, sudah tidak ada lagi bus yang beroperasi malam itu, akhirnya dia sms dan bilang bahwa dia akan menginap. Aku senang=)

Aku menyiapkan kamarku, berniat untuk pindah sementara ke kamarnya mama agar dia bisa tidur di kamarku. Di ujung malam itu, kita smsan. Isi smsnya membuat pipiku merona merah=) I Luv You…

Subuh, kita sudah bangun, jam 5 pagi itu, kita keluar untuk beli nasi uduk di kompleks rumah…membuatkannya teh dan sarapan bersama.

Pukul 6 pagi, aku bersiap mengantarnya naik bus menggunakan motor Tornado 1996-ku yang setia sampai sekarang.
Sesampainya di Kavling Pemda, bus tidak lama datang, aku mengucapkan salam perpisahan. Hiks…
Waktu cepat sekali berlalu bila kita bersama dengan orang yang kita sayangi dan peduli kepada kita.

It was our very first date…

Dia bukan pujangga yang punya pabrik kata-kata romantis, tapi sikapnya ‘berbicara dan menunjukkan’ lebih. Hampir lima tahun aku menunggunya, menjaga rasaku padanya, sekarang semua mimpi dan doa tampak nyata. Terima kasih, Tuhan…

The reason why my old postings have to be reposted


I really love my new blog in WordPress. Starts from the template, its simple background, its fonts, well,,I just love all of them. That’s why I want to repost some of my favorite postings. I want to share my ‘manusiakuw’ posting to someone who’s close to me now. He means alot to me. for all this time, he’s always been special. I believe that you know who you are. I luv u…=)

manusiakuw…


September 14, 2007

Hm, gw janji kan pengen cerita tentang ‘manusiakuw’ di posting sebelumnya, sekarang gw pengen cerita tentang magical things yang terjadi di bulan Ramadhan tahun lalu (kalau emang ini layak disebut demikian!).

Tahun lalu, saat Ramadhan datang, setiap kali gw selesai shalat wajib dan juga shalat Tarawih, gw berdoa kalau Tuhan akan ngasih gw seorang cowok yang bisa menjaga gw dalam waktu deket ini. Entah kenapa, saat itu gw merasa desperate banget makanya gw memanjatkan doa khusus. Udah lama gw bermasalah sama yang namanya cinta, sampai bingung, apakah gw masih bisa percaya lagi sama hati gw dan juga omongan cowok-cowok yang manis itu=( -yang seringkali salah gw interpretasikan (bahasa lain dari kata ‘kegampangan geer’).

Doa gw simple banget kan? Bahkan gw bikin perjanjian sama Tuhan kalau emang doa gw itu terwujud. (Itu urusan lain gw dan tuhan=)). Khusyuk banget, gw memohon sama Dia. Sampai suatu saat, di pertengahan Ramadhan, ada seseorang yang (dulu!) pernah menjadi bagian dari harapku. Teman SD gw, yang beberapa tahun lalu, tanpa sengaja memencet telepon di phonebook-nya dan terhubung ke rumah. Itulah awal kita sempet nyambung silaturahmi yang putus hampir 6 tahun lamanya. Waktu itu gw masih SMA kelas tiga, hampir ujian akhir. Kita jadi sering ngobrol di telepon, dan akhirnya ketemuan di Lippo (setelah sebelumnya gagal ketemuan karena ada Tragedi Valentine’s Day –don’t ask me why!).

Kesan pertama gw, dia menarik banget! Though his smokin’ habit is not my favorite! I called him ‘my sk8ter Boi‘ à lagi demam Avril Lavigne tuh! Sempet deket, tapi akhirnya hubungan mesra ‘gak jelas’ itu benar2 menjadi gak jelas. Menghilang dengan sukses!. Hidup terus jalan dong=)hehe.

Balik ke doa gw, beberapa tahun kemudian, dia muncul lagi, diawali dengan sms yang manis, kangen2an, dan akhirnya hubungan mesra ‘gak jelas’  itu mulai lagi. Tapi, ketidakjelasan itu pudar saat akhirnya dia nembak gw. Kaget! Gw berfikir bahwa Tuhan emang bener2 ngedenger doa gw dan mewujudkannya. The magical Ramadhan trully came! Tapi, sebagain dari diri gw berfikir, bukankah ini terlalu cepat??

Setengah gak percaya bahwa Tuhan bener2 telah ngabulin doa gw (Mungkin karena saat gw berdoa, gw membayangkan dan mengharapkan ‘orang lain’ yang akan ada di sisi gw dan nemenin gw. Orang yang selalu dekat, baik fisik dan hatinya, tapi mungkin gak pernah sensitif merasakan perasaan gw ke dia (plis deh, Nis, emang cowok sensitif bertaburan di dunia ini  ya?!). Di sisi lain, gak mungkin gw ngutarain apa yang gw rasain, I’m afraid things will be ruined! (Just like what I did long time ago, Owh my dear stupidity…). Sampai sekarang, gw masih sukses nyimpen perasaan gw! EMPAT TAHUN?? Mungkin emang gw punya sindrom nyimpen rasa sayang ke cowok. Ini juga ada sejarahnya loh!!

Zaman gw SMP, sempet gw nyimpen rasa suka selama tiga tahun lamanya ke cowok yang inisialnya JMJ, he WAS my rival and my beloved one! Beranjak ke SMA, gw suka lagi sama cowok yang gw sebut FRM. Tiga tahun juga! Kali ini malah berubah jadi Tragedi SMA yang gak pernah gw lupain. Sekarang, gw juga menyimpan rasa buat seseorang_yang_tak_boleh_disebut_namanya=). Udah empat tahun lamanya. Dialah yang gw harapkan bisa jadi pendamping gw nanti (duwh, gak pengen yang lain!)hehehe.

Balik lagi ke ‘my sk8ter Boi’, akhirnya kita jadian, sepuluh bulan! Tapi, akhirnya kandas juga. Mungkin emang gw yang gak mau berusaha untuk mempertahankan, sebagian dari diri gw menolak hadirnya, mengharap orang lain yang_tetap_tak_boleh_disebut_namanya. Hal terakhir yang dikirimnya buat gw adalah lagu  SEPARATED-nya Usher.(Bener gak sih? Gw jadi amnesia siapa penyanyinya=()

“Girl, I know, we had some gudtime, It’s sad but now we gotta say goodbye. Girl u know I luv u, I cant deny. Cant say we didn’t try to make it work for u and I. I know it hurts so much, but It’s best for us, somewhere a long this winding road, we lost the trust, so I’ll walk away so you dont have to see me cry. It’s killing me so, did you know? I’m sorry we must do..coz we’d better off ‘SEPARATED’” (xxxxxxx; 09/08/2007 @22.20).

Kisah gw dengan dia emang udah berakhir, dia kirim ucapan Ramadhan, tapi entah kenapa hati gw bingung ngejawabnya. (Sebagian dari gw masih inget lagu ‘so special’-nya Oka dan Sabria yang pernah dia kirim buat gw!)

Sekarang, gw berdoa kembali kehadapanNYA. Berharap Dia gak pergi dan gak bosen mendengar doaku, doa yang sama seperti yang kupanjatkan tahun lalu, hanya saja sekarang ada embel-embel tambahan, doa agar aku lekas seminar proposal skripsiku (yang tertahan dan mandek di tengah jalan=(). I really don’t wanna make ma parents disappointed. (Things are set, special gift for the asessors and my frends have also been prepared! And I’m totally up for that=).

Dengan keyakinan yang sama, gw meniti kembali doa gw. Berharap tuhan mengabulkannya. Amin. Gw memang sedang menunggu ‘manusiakuw’. Setelah membaca deretan novel, membuat gw semakin merindukan pelukannya. Semoga kali ini, tuhan punya cara misterius lagi untuk mempertemukan gw dengan manusia pilihannya (semoga saja itu adalah ‘dia’).

(14 september 2007; 16.05)

A Moment to RemembeR


19/10/2007 @ 18.14
Kemarin ini gw tiba-tiba aja keingetan sama temen gw. Ternyata dia udah lulus dari Binus bulan April lalu, dan sekarang udah bekerja di salah satu perusahaan di Tower Permata Hijau. Hm, entah kenapa, selalu aja menyenangkan bercerita sama dia. We’re not best friend in Hi-School, karena gw baru sadar menemukan sahabat yang asyik banget kayak dia di akhir kelas tiga SMA gw. Menurutnya, gw adalah ‘treasure friend’, semakin ngobrol, semakin banyak meaningful words yang terucap. Menurut gw, dia bisa jadi temen yang oke untuk berbicara hal-hal yang not common dan ‘dalem’. Enatah kenapa dia selalu punya cara yang magic yang membuat gw seneng kalau cerita ke dia. Kita jarang banget ketemu, sampe-sampe, dia teriak-teriak seneng banget saat gw tiba-tiba telpon dia ke rumah malam itu. Gak nyangka, surprise banget. Secara gw emang jarang banget pulang ke Tangerang setelah kulaih di Purwokerto dan memang karena gw jarang hangout bareng temen2 gw. In this posting, I’d like t send my best regard for the outstanding friends of mine who colored up my days in my past years.

Nia (You are definitely a great place to share meaningful matters)

Ajeng (Hope we can find the best man to rely on, let’s forget ‘them’=)hehehe)

Liztya (Mba Ai, u always be the first one to call and to be remembered)

Maya (my best friend always)

Achi, Etha, Septi, Icha, Dayu, Fadli, Taofik, Fitri, Yanto, dan temen2 KIR yang gak pernah gw lupain (We have had great time together, dengan segala konflik, cerita dan memori tersendiri buat gw).

DIVORTIARE – The extended version by Ika Natassa


Ika Natassa baru aja nyelesain novel keduanya yang berjudul DIVORTIARE. Cara penceritaannya bagus. Emang bukan sekuel dari My Very Yuppy Wedding (yang merupakan novel pertama Ika yang buat gw ‘fall in love’ dengan karya2nya), tapi style dan tokoh-tokohnya terkesan nyata, apalagi ceritanya tentang wanita karir, persahabatan, cinta, komitmen dan juga tentang keberanian mengambil sikap. Mungkin karena novelnya sebagian berisi hal-hal non-fiksi, selain memang dibalut dengan cerita fiksi. Cari di Gramedia deh. Bukunya baru launching tgl 1 Juli lalu.

DIVORTIARE


Ika Natassa Wrote:

Thanks for the support  ya.  Gw jawab satu2:

  • Kenapa titik koma, kalo titik doang ga ada tempat buat naro tulisan divortiare nya, kalo koma doang di atasnya kosong banget … Hehehe itu jawaban bloonnya.  Jawaban sebenernya, what’s really in my mind when I came up with the semi-colon thing adalah berakhirnya suatu hubungan (termasuk perceraian) bukan hal yang harusnya jadi titik di hidup kita (yg bikin smuanya berhenti), tapi juga bukan sekedar koma (yg hanya bikin kita berhenti sebentar trus langsung move on lagi).  Hal-hal seperti itu harusnya jadi titik koma, jeda kecil tempat kita bisa bercermin terhadap the rights and the wrongs in the past sebelum memutuskan besok hidup ini mau diapain.
  • Diskusi buku saat ini jadwalnya blon kepikir due to my impossible work schedule, tapi kalo ada pasti dikabarin d semuanya.

As for the extended part:
Read these extended chapters after page 214 on the book, baru kmudian lanjut ke halaman 215 di buku.

Happy birthday, nisa.

Cheers,
Ika
On 7/7/08 7:43 PM, “Annisa F. Wulandari” <annisa_fw@yahoo.com> wrote:

Dear Ika…
My name is Nisa. I have got ur new book,Divortiare (Finally!). Setelah gak bisa tidur nyenyak tiap malam karena pengeeen bgt cpt2 beli bukunya=) I love the story, I love everything inside it. I wish I cud receive the extended version.Here’s the answer.

I bought the book at Gramedia Lippo Supermal Karawaci. I gave myself this book as my own birthday gift=)hehe…
I luv it when you use ‘english expression’ in many parts of your book. I really enjoy reading every part of it!Yg paling aku suka adalah value dr bukumu. Ada nilai2 religi yg menunjukkan eksistensimu sbg muslim dalam porsi yg tidak berlebihan,tp aku suka.Buku DIVORTIARE romantis bgt sih.Tp gak norak!Hehe.
btw,boleh tanya ga?Knp cover-nya ada tanda titik koma?

Yg paling penting,semoga ada acara diskusi buku dgn penulis ya..Please inform kalau ada gathering di Jakarta. Biar skalian bs minta tanda tangan langsung=)hehe.

Success for you.Ditunggu buku selanjutnya.

Thank you.

Regards,
Nisa.

 

Tuhan, Dia Tidak Sempurna…


Tuhan,dia tidak sempurna seperti berbagai macam bayangan tentang sosok laki-laki ideal yang pernah terlintas di benakku.Tapi satu hal…
Dia nyata!
Aku tidak sedang brmimpi,Tuhan. Kau menjadikan doa-doaku nyata.
Senyata dirinya… Dan senyata perasaanku padanya… Aku menyayanginya…
Terimakasih, Tuhan..

06.07.08

Ps. I’ll cherish the relationship=)

‘You’re all My Birthday Gift’


| July 6th 2008 | 09.30 am |

” Yep… I admitted, I’m 23 now.. So, Shut up!=)hahaha…

Don’t you think that it’s not that bad? I’m not 32 yet. Huhu… “

Hari itu dimulai dengan telepon dari anG.gie.kuw yang membangunkan gw. She called me at 00.14 am. Ternyata kita ngobrol hampir selama 2 jam (thanks to M3 yang cuma kasih tarif Rp. 40/ 40 menit=).  Curhat banyak…Becanda tengah malem dan gila2an.

Jam 5 pagi, papa udah iseng banget bangunin gw dan ngucapin selamat ultah. Dilanjutkan dengan Arief dan mama. Ardhie juga telepon dan ngucapin selamat. Semuanya dengan doa yang sama, semoga gw panjang umur, sehat, segera mendapat pekerjaan yang bagus, bisa segera menikah dan mendapat jodoh yang baik bagi hidup gw, agar gw menjadi orang yang selalu bersyukur atas karunia Allah dan banyak doa lain yang mereka sampaikan. We dan Ashar juga telepon untuk ngucapin langsung=)

Banyak SMS yang masuk juga sebelum dan setelahnya. SMS pertama yang masuk adalah dari:

Winky (my ‘soulmate’  yang ternyata nyempetin untuk ‘merampas’ HP temannya dan kirim sms ke gw saat siarannya di DianSwara berakhir. Tepatnya di detik sebelum ultah gw, yaitu tgl 4 Juli 2008 jam 23.59. Suka Udeng Balinya, Win?.)

Jeng Dee (yang lagi dibuat pusing mikirin meraih target di Bank tempatnya bekerja. Sediih banget Dee harus pindah ke Semarang. We’re missing u in here, Dee=()

Nungki (adik kelas gw di UGM yang sangat banyak membantu penelitian skripsi gw saat di Jogja. Thank You!)

Maya (my high school best friends yang Alhamdulillah baru aja selesai sidang akhir di kampusnya dan siap untuk wisuda. Congratz, Can! Yuuk…kita jalan2=)

Mariska Ajeng (my pen pal, tempat curhat tentang FRM dan berbagai masalah cinta laiinya=)hihi)

AngPa0 ( U’re the best! Luv u without wax=)

Mas Heri (yang jail banget dan nyuruh gw untuk mulai minum ANLENE GOLD mengingat umur gw yang tambah tua..Uasem…hihihi :p)

Desi (my Educt partner yang pintar)

Veetha ‘Pita’ (yang sempet sakit dan dirawat di RS Islam Jakarta yang ternyata punya pelayanan yang buruk banget!! Malu2in ajjah. Masa Bapaknya Pita gak boleh masuk karena petugasnya bilang kalau si bapak itu ‘Bukan Muhrim’…Iiyyy…payah! Bapaknya sendiri dianggap bukan muhrim. Kayaknya perlu belajar Agama lagi deh)

De’ Irma (yang super sensitive…makasii udah sering membantu aku)

Irmha (yang udah sempet traktir gw minggu sebelumnya dalam rangka merayakan ultahnya tanggal 29 Juni lalu. We had nice chat=))

RauL’Icha’ (yang lagi pusing penelitian di ANTV dan wawancara para penegak hukum. Jgn lupa info lowongan kerjanya yah=))

Liztya (sobat gw yang ‘klik’ banget deh. Gw nungguin acara makan2 kita, Liz…Kapan dong? Oia, sekalian rancangan diet buat gw ya…Jangan lupa dibuatin!),

Dista (my student, my informant and finally become my sista=)

Abhie (Walau gak pernah ketemu langsung, tapi asiik banget. Waiting for further story between u and Dee=)haha)

Vina (yang ultahnya sama dengan gw! Yee…akhirnya gw bisa ngucapin sms duluan ke Vina)

Wina (SMSnya singkat,Bu. Makasii jam tangannya=))

Septi (gak nyangka masih inget…makasiii ya, Bu. Met sibuk ngurus klien-nya),

Adith&Teh Cheecha (The new wed couple. Pengen dunk ke Pantai lagi di Balangan. Indah bangettt!),

Ira (Mksh ya…Met ngejar skripsinya. Semoga sakitnya gak kambuh2 lagi. Amien)

Aparel (yang lagi happy ikut mau program SSEAYEP)

Yayank (Yang paling garong dan lucu, tapi ternyata sensitive)

Likha (mooo..mooo…)

Fenti (yang bener2 fresh baru jadi wed couple…Congratz for the wedding!)

Rofi, Abdee, Surya, Yantze, Icuz, Syta, Layla (yang ternyata sengaja kirim sms bebarengan dari HOS. Pantes aja, kaget banget pas liat HP ada 12 SMS yang masuk bebarengan. Ternyata ini semua adalah ulah kalian! Tapi, seneeeng bangettt. Makasih ya…)

Nia ‘Bun2’ (Bun, kok betah nonton Zainuddin MZ=)hihi)

Nia ‘baby niong’ (narsitem sii sapa?=))

Rommy (yang ultahnya cuma beda 1 hari dari ultah gw)

Ankgi maulia (Gak belated kok, Ngai. Emang tanggal 5 tuh ultahku. Kaget masih diinget=))

Dudee (Mr. techno..Thanks banget untuk lagu ‘Always On Your Side’-nya Sheryl Crow Feat Sting. Lagunya bagus banget! Spesial buat Azhar=))

Chika (Semangat Joved-nya ya… Do your best!)

Anung (yang SMSnya paling garing dan jayus…baca aja sendiri:

“Jalan-Jalan ke Bali
Jangan Lupa Mampir Ke Tabanan
Hari ini Ku Senang Sekali
Karena Kau Ulang Tahun
Neng Nisa punya Ayam Delapan
Dikasih ke Anggie Tiga
Tidak ada yang bisa Kuberikan
Kecuali doa agar Neng Sukses dan Bahagia”

Nayla Milatina (Tak perlu jadi pujangga hanya untu bilang ‘Selamat Ulang Tahun’=))

Ajeng barminati (Jeng, Mentarinya dah gak aktif. Jadi, kirim sms-nya ke M# aja ya..Btw, gimana skripsinya?)

Uti_m0n (Ti, SMS-nya panjaaaang banget. Met Ultah buat Ti juga ya=)

Yownie&Vincent (The couples…=))

Viva Vivi ‘buffy‘ (Mba Vi, makasiii ya…walau telat, tapi gpp kok. Makasii buat doanya agar aku tetap jaya di darat, laut dan udara=)hahaha)

Barbarita (hihi..yang cuma inget kalau ultahku bulan Julu, tapi entah tanggal berapa=))

In order to fulfill the request from some respected party, Sore itu, jam 4, we had a gathering. Tempatnya di rumah (alm.) nenek gw di daerah Tn. Abange. Tempatnya cukup representative karena gak jauh dari tempat kos mereka. Yang bisa datang hanya Westi, Jeng Sinta dan Mba Win. Sediih banget Pita gak bisa datang (karena sakit dan masih di PWT. Umm..kayaknya udah malez balik ke Jakarta ya, Pit=)hihihi), Jeng Dee (yang pastinya sepi sendiri di Semarang yang panas=) dan Azhar (yang ternyata harus shift malam sampe jam 10=( hikz..Aku pengennya kamu dateng!).

Acaranya cuma ngobrol aja. Mereka bawa cake yang enak banget plus lilin angka ‘2’ dan ‘3’.. Hiks..gw suka angka 22..kenapa sekarang harus nambah? Duuh, ngegosip sampe malem. Suka gak sadar gitu deh. Sempet ada acara foto-foto siiy. Tapi hasil jepretannya ada di Westi yang sekarang lagi seneng2 outbound somewhere out this town=).

Sempet banget buat macem-macem plan; mulai dari nonton bareng di Planet Hollywood bareng, nonton langsung Indonesia Idol di Balai Sarbini, sampe jalan2 ke Bandung untuk ‘cek’ anak2 JOVED yang mau tanding debat di UNPAR tanggal 18 nanti. Entah bakalan kesampean/ gak=)hihi.. Jeng Dee..kamu harus ke Jakarta dan ikut jalan bareng kita ya… Malemnya, papa dating dan bawain bakmi dan nasi goreng GM (Gajah Mada) Enyakk…!

Sebelum pulang kita sempet berkunjung dulu ke tempat Jenk We yang ternyata deket dari tempat nenek gw yang ada di Tanah Abang.

Oia, ada satu bingkisan. Ternyata dari Jeng Dee and Jeng Sin. Kata-katanya bagus. Mereka kasih satu kotak yang dibungkus rapi bangett, tapi setelah kotaknya dibuka, ternyata gak ada isi apa-apa. Kata-kata di kartunya:

“Think out of the box. See Deeper and You will Find ‘The Real Gift’. Hehe… Wish you get all the best. Jenk Sin + Jenk Dee (MUAH!)”

Hm…setelah memahami arti dari kata-kata mereka, ternyata hadiahnya emang ‘menarik’ banget… Banyak pula=)hehehe. Makasii yaa, Jenk2. Tau aja, kalau aku memang lagi butuh…I’ll use it to find my job…Amien.

I have unwrapped the gift and found the gift inside the box, but when I see deeper, I find ‘the real gift’. It’s YOU, this friendship and all stories shared among us. I feel very grateful to have you guys in my life. My life has positively changed because of you all. I wish I cud get my own settle job soon. I will join the club; we can hang out and have fun go mad together. Spending most of the money and go shopping=)hahaha. Horray…

That day, July 5th 2008 was the happiest moment of my life. Selalu aja ada cerita berbeda setiap tanggal 5 Juli. Pastinya, gw tambah sadar, kalau gw gak sendirian. Banyak banget orang yang care sama gw. Semoga doa dari teman-teman gw bisa terwujud. Amiin..Ya Allah, dengarkanlah doa-doa hamba dan orang-orang yang menyayangi hamba… Amiin…

Luv,
Annisa Fitri Wulandari ( 5 Juli 1985 – 5 Juli 2008)

Upacara bendera gak lagi bikin boring…


Apa yang lw lakukan tiap kali Upacara Bendera hari Senin?


Bolos upacara dengan cara kabur lewat pintu belakang sekolah? Selalu bersemangat untuk berdiri di barisan paling depan untuk mengikuti upacara dengan khidmat? Menganggap bahwa Upacara adalah ajang ngobrol dengan teman? Atau malahan menjadikannya bisnis untuk menghasilkan uang saku tambahan?

Beberapa waktu lalu, gw sempet senyum-senyum sendiri saat denger cerita adik gw yang paling kecil. Arief seneng banget main game on-line. Setiap hari libur, dia akan ngabisin banyak banget waktu di depan komputer karena memang selain hari Minggu, dia gak bisa berkutik banyak.

Alhasil, banyak pula uang yang dia buang demi memuaskan keinginan bermain di dunia virtual. Setiap hari, mungkin dia dikasih uang sebanyak 5000 rupiah untuk keperluan ongkos ke SMP-nya yang tidak terlalu jauh dari rumah dan juga untuk makan siang. Kalau dihitung-hitung, kayaknya agak sulit juga untuk menyisihkan sebagian uang untuk akhirnya dipakai bermain game on-linedi akhir minggu,tapi ternyata Arief berhasil menyisihkan sampai Rp. 10.000,- untuk kepentingan bermain game.
Setelah diajak ngobrol, dia cerita kalau dia sekarang punya ‘bisnis’ di sekolahnya. Gw langsung berimajinasi banyak tentang kemungkinana bisnis apa yang dia lakoni. Siapa sangka kalau ternyata aitu adalah Bisnis Topi=)

Apa itu Bisnis Topi?
Bisnis Topi adalah bisnis meminjamkan topi di saat hari Senin; hari besar perayaan kenaikan bendera (alias Upacara!). Arief melihat peluang untuk meminjamkan topi2nya ke teman-temannya yang tidak membawa topi pada saat Upacara Bendera. Mereka rela membayar 1000-2000 rupiah agar dapat topi pinjaman dan terbebasa dari sanksi atau hukuman yang akan diberikan oleh pihak sekolah.

Bagaimana Bisnis Topi dijalankan?
Bisnis ini memerlukan topi sekolah yang lengkap dengan atribut sekolah. Setiap hari senin Pagi, Arief yang ternyata sudah terkena di kalangan teman-temannya sebagai ‘Bos Topi’ akan stay di depan kelasnya atau berkeliling menawarkan topi pinjamannya kepada anak2 yang tidak membawa topi (disebut juga Teknik Mengejar Bola=). Transaksi dilakukan langsung pada saat topi dibawa oleh si peminjam. Sistem word-of-mouth ternyata lumayan ampuh untuk mensosialisasikan bisnis topi miliknya ke penjuru sekolah. Banyak orang tahu tentang bisnis ini lewat testimonial yang diberikan oleh pelanggan atau disebut juga sistem bisik-bisik tetangga=)


Berapa harga peminjaman topi?

Strategi Arief cukup taktis, dia memberi harga Rp. 2000,- untuk tiap kali peminjaman. Bila sang peminjam merupakan langganan dan sudah sampai 3 kali selalu meminjam topi kepadanya, akan ada potongan harga (diskon) sampai Rp. 1000,-, sehingga mereka hanya perlu membaya Rp. 1000,- kepadanya.
Harga yang ditawarkan Arief sebenarnya adalah harga yang jauh lebih rendah dibandingkan harga dari kompetitornya, yaitu Rp. 3000,- (wah, ternyata bisnis topi Si Arief ditiru oleh teman lainnya yang lebih banyak memiliki modal topi. Saat ini Arief hanya memiliki modal sebanyak 3 topi, namu pesaingnya sudah memiliki modal 6 topi). Pesaingnya pun tidak menawarkan sistem diskon bagi pelanggannya.
Menurut Arief, lebih baik untung kecil, namun yang pake banyak; dari pada untung besar namun pelanggan kabur karena merasa terlalu mahal. Itulah cara yang dipakai Arief untuk menjaring  pasar yang lebih besar. (Hebat juga anak SMP udah belajar teori ekonomi dan mau memlai bisnis sejak dini=)hahaha)

Dari Bisnis Topi-nya, Arief bisa mengantongi sampai Rp. 6000 rupiah tiap hari senin. Cukup lumayan untuk menambah uang sakunya dan juga modal main game online  tiap akhir pekan.

Saat ditanyakan apakah Arief takut ketahuan pihak sekolah, dengan cueknya dia mengatakan bahwa hal itu sama sekali tidak menjadi masalah. Menurutnya, ini malah membantu ketertiban dan kedisiplinan sekolah karena dengan ‘membantu’ anak-anak yang gak pakai topi, dia membantu jalannya upacara dengan baik. Benar-benar jawaban yang bagus=)

Saat gw tanya, apakah mama tahu mengenai bisnis ini (Notes:mbok2an ada teman yang lapor ke pihak sekolah dan mama harus dipanggil), ternyata dengan santai dia bilang kalau mama sudah tahu. Eh, si mama malah ikut2an senyum ngeliat rintisan korporasi bisnis yang mulai dibangun oleh anaknya di usia 14 tahun ini=)

Salut buat adik gw yang kratif ini. Topi biru kumal yang dulu sering terlupakan dan dianggap gak guna, ternyata bisa diubahnya menjadi uang. Entah kreasi apalagi yang akan dia lakukan saat usianya beranjak nanti…